Apple Bikin Acara Khusus pada 15 September, Rilis iPhone 12?

Halodunia.net – Perusahaan teknologi Apple menjadwalkan acara khusus yang akan digelar pada 15 September 2020. Penggemar dan investor mengharapkan bahwa acara tersebut merupakan penyegaran dalam barisan beberapa produk inti perusahaan, atau agenda tahunan peluncuran iPhone generasi baru, iPhone 12.

Acara tersebut akan dilakukan secara online dan disiarkan di situs web perusahaan dari kantor pusatnya di Cupertino, California, kata Apple, tanpa memberikan rincian lebih lanjut. Sementara undangan rahasia dari Apple untuk media berbunyi ‘Time flies’, demikian dilaporkan Reuters, Selasa, 8 September 2020.

Selain itu, kepala pemasaran Apple Greg Joswiak juga mengunggah sebuah video teaser, dengan tanggal peluncuran muncul dalam format augmented reality, yang mengisyaratkan elemen 3D untuk acara tersebut. “Sampai jumpa dalam 7 hari! #AppleEvent,” cuit dia dalam keterangan video, Selasa.

Bulan September memang merupakan agenda rutin perusahaan besutan Tim Cook itu untuk memunculkan iPhone, tapi mungkin masih membutuhkan waktu karena pada Juli Apple melakukan penundaan beberapa minggu dari jadwal biasanya. Produk lain yang biasanya diluncurkan pada September termasuk versi baru Apple Watch dan iPad.

Menurut analis dari Investing.com Haris Anwar, 15 September mendatang bukanlah acara peluncuran iPhone 12. “Dengan begitu banyaknya hype seputar kemampuan 5G yang diharapkan, waktu akan menjadi segalanya dan penundaan ini bisa menjadi masalah besar bagi Apple,” kata Anwar.

Dia menerangkan kemungkinan Apple akan menjadwalkan acara terpisah nanti untuk peluncuran versi baru iPhone. “Jika mereka tidak meluncurkan pada Oktober, maka hal itu bisa sangat merugikan penjualan di musim liburan yang penting, di mana banyak orang akan mencari untuk mengganti ponsel mereka dengan model yang lebih baru,” tutur Anwar menambahkan.

Apple yang biasa dikenal menggelar peluncuran heboh dan dihadiri ratusan jurnalis di kantor pusatnya, terpaksa meredam kegembiraan tahun ini dengan acara yang berjalan secara virtual untuk pertama kalinya karena Covid-19.
REUTERS | TECH RADAR

Hati-Hati, Pesan Berbahaya Ini Bisa Merusak WhatsApp

Halodunia.net – Bug atau celah di dalam aplikasi WhatsApp kembali ditemukan. Kali ini dilaporkan bahwa aplikasi WhatsApp di ponsel Android dan iOS bisa mengalami crash atau rusak akibat sebuah pesan teks aneh tidak dimengerti.

Kasus seperti ini bukan hal baru karena sudah beberapa kali terjadi. Asumsi yang beredar adalah aplikasi WhatsApp tidak bisa memahami teks dengan susunan huruf dan simbol yang aneh. Hal ini didesain untuk membuat aplikasi WhatsApp tidak bisa mengolahnya.

Dikutip dari situs WA BetaInfo, pesan berbahaya ini akan membuat aplikasi WhatsApp mengalami infinite crash. Jadi setiap kali aplikasi WhatsApp dibuka maka aplikasi akan langsung bermasalah dan otomatis keluar. Apakah ada solusinya?

Sayangnya, pihak WhatsApp belum memberikan respon atas laporan ini. Satu-satunya cara pencegahan yang terbaik adalah dengan rajin membuat backup WhatsApp. Jadi saat Anda menjadi korban dan tidak bisa masuk ke aplikasi, cukup uninstall aplikasi dan unduh kembali bersama backup yang ada.

 

-Anti crash integrated into official WhatsApp: There are messages designed to freeze or crash your WhatsApp. Then there are modded WhatsApp versions that have a “Crashcode protection” like a bigger Unicode database. We need this integrated into the official application. pic.twitter.com/bpyWtFUwQO

— Ian (@Ian_Oli_01) August 15, 2020

Situs WA BetaInfo mengklaim kasus serupa juga terjadi pada pengguna WhatsApp di beberapa negara. Bentuk pesan berbahaya ini bermacam-macam, ada yang berupa teks dan simbol panjang tapi ada yang dikirim dalam bentuk vCards.

vCards adalah sebuah file yang bisa menyimpan daftar kontak. Namun dalam kasus ini vCards berisi daftar kontak aneh dengan nama yang sangat panjang. Padahal daftar kontak tersebut berisi pesan berbahaya yang sudah diselipkan untuk membuat aplikasi WhatsApp di ponsel Anda rusak atau crash.

Satu pencegahan yang bisa dilakukan adalah menyetel pengaturan grup di WhatsApp menjadi hanya daftar kontak yang Anda simpan yang bisa memasukan Anda ke grup. Hal ini mencegah nomor Anda masuk ke grup tidak dikenal yang mengirimkan pesan berbahaya tadi.

Pola Komunikasi Remaja di Era Digital

Komunikasi sebagai proses penyebaran informasi turut mengalami perubahan seiring dengan perkembangan teknologi yang terjadi. Instant, merupakan ciri dari sebuah era digital, dimana kecepatan menjadi segalanya dan secara bersamaan dapat memberikan kebaikan maupun resiko bagi penggunanya. Perkembangan teknologi turut mengubah cara manusia melakukan interaksi dengan satu dan lainnya, dengan meniadakan pertemuan tatap muka. Keadaan ini juga menyebabkan terjadinya perubahan dari nilai, cara berpikir, dan perilaku manusia dalam menyikapi kehidupannya, terutama di kalangan remaja. Pola Komunikasi yang terbangun antara remaja dengan orang di sekitarnya, misalnya dengan teman sebaya maupun orang tua juga mengalami perubahan dari sisi kuantitas maupun kualitas.

Kembali ke fase awal perkembangan media massa sebagai salah satu bagian dari kemajuan teknologi sendiri, kita tentu tidak lupa bahwa manusia mencoba menemukan alternatif dalam berinteraksi ketika dunia sudah menjadi sangat penuh sehingga sebagian mereka mencari tempat baru untuk meneruskan hidupnya.

Berawal dengan sistem simbol atau tanda dalam berkomunikasi dan kemudian dirasakan masih tidak cukup baik dalam menyampaikan informasi yang diharapkan, manusia terus mencoba menemukan cara yang efektif, efisien, dan dapat digunakan secara massal serta berguna bagi banyak orang. Sampai pada masanya, orang menjadi terbiasa mendapatkan informasi melalui surat kabar, siaran radio, siaran televisi atau mencari informasi melalui internet. Hal inilah yang menjadi acuan bagi setiap orang yang melahirkan sebuah teknologi komunikasi sampai saat ini.

Logitech, Mouse Yang Dirancang Khusus Tahan Baterai Hingga 18 Bulan

Halodunia – Logitech mengumumkan produk mouse nirkabel Logitech M190 hadir di pasar Indonesia.

Mouse yang dirancang khusus untuk pengguna dengan ukuran genggaman tangan besar itu dibanderol dengan harga Rp 269 ribu.

“Logitech M190 mengombinasikan teknologi nirkabel, kenyamanan, navigasi sederhana dengan dan kualitas dan akurasi khas mouse Logitech dengan harga terjangkau,” ujar Hermanto Sung, Cluster Category Manager Creativity & Productivity di Logitech Indonesia dalam keterangan tertulis.

Mengusung bentuk ambidextrous, Logitech M190 diklaim dapat menjadi mouse ideal bagi para pengguna yang mencari mouse lebih besar serta alternatif trackpad.

Lebih lanjut, desain mouse ini mengikuti bentuk tangan secara alami dengan tombol berlekuk, yang ditambah penopang telapak tangan lengkap.

Daya Tahan Baterai

Baterai yang digunakan untuk mouse ini dapat bertahan hingga 18 bulan. Secara otomatis, mouse akan beralih ke mode hemat daya saat tidak digunakan, sehingga daya tahan baterainya lebih panjang.

Jangkauan nirkabel Logitech M190 ini mencapai 10 meter. Selain itu, mouse ini menawarkan kontrol kursor dan scrolling baris demi baris dengan presisi tepat.

Logitech M190 tersedia dalam empat pilihan warna, yakni Charcoal, Blue, Red, dan Mid-Grey (M191). Mouse ini tersedia di Indonesia pada bulan September 2020.

Unboxing Samsung Galaxy Note 20 Ultra, Yuk, Simak Kelengkapan Perangkat

Samsung telah resmi mengumumkan dan menghadirkan perangkat smartphone terbarunya di tanah air. Perangkat tersebut adalah smartphone flagship Galaxy Note 20 dan Galaxy Note 20 Ultra yang ditunggu-tunggu para pencinta Samsung setelah kehadiran Galaxy S20 Series sebelumnya.

Galaxy Note Series memang memiliki basis konsumen sendiri. Samsung sejak pertama menghadirkan Note Series 2011 lalu menempatkan perangkat smartphone ini sebagai perangkat penunjang produktivitas penggunanya dengan segudang fitur yang ditawarkan.

Salah satu yang menjadi ciri khas sekaligus pembeda antara Galaxy Note Series dan flagship Samsung lainnya yakni S Series adalah hadirnya pena stylus S Pen di Note Series. Pena digital ini berfungsi untuk banyak hal salah satunya corat-coret virtual di smartphone Galaxy Note dan kian kemari fungsinya menjadi semakin canggih.

Soal Galaxy Note 20 Series, khususnya Galaxy Note 20 Ultra, JawaPos.com berkesempatan menjajal. Sebelum memulai ulasan lebih jauh, kami ingin mengupas dulu perangkat ini dari bagian kotak penjualannya dan kelengkapannya dengan melakukan unboxing. Penasaran seperti apa isi kemasan Galaxy Note 20 Ultra yang kami miliki, berikut unboxing selengkapnya.

Desain Kemasan
Impresi pertama dimulai dari kotak kemasan. Samsung Galaxy Note 20 Ultra dari segi boks penjualan hadir dengan warna hitam pekat. Dari sisi ini sekilas aspek kemasan Galaxy Note 20 Ultra mirip dengan Galaxy S20 Series sebelumnya.

Kemasan dengan warna hitam pekat seperti ini menurut kami mencerminkan ketegasan, kekuatan, dan tentunya elegan dan maskulinitas. Pada bagian depan, beda dengan boks penjualan Galaxy S20 Series yang terdapat logo S20 di bagian tengah yang juga berwarna hitam pada Note 20 Series justru mencerminkan identitas lain.

Identitas yang dimaksud adalah sosok S Pen atau pena stylus yang menjadi ciri khas Galaxy Note Series. Di bagian bawahnya, terdapat tulisan Galaxy Note 20 Ultra sebagai penanda kalau ini adalah varian tertinggi, begitu juga dengan model regulernya.

Secara umum, desain kemasan Galaxy Note 20 Ultra masih sama dengan kemasan flagship Samsung sebelumnya. Kemasan Galaxy Note 20 Ultra atau mungkin Note 20 Series yang lain tak ada gambar detail perangkat dan keterangan lain terkait fitur-fitur yang diusungnya.

Warna hitam ini juga melambangkan misteri dan perasaan yang dalam, mungkin Samsung tak ingin banyak bicara di awal dan ingin konsumen merasakan langsung kehebatan perangkat Note 20 merela hanya ketika mereka langsung dan menggenggamnya di bagian dalam. Di area lain kemasan, seperti biasa hanya ada stiker berisi nomor IMEi, kode produksi, dan varian memori serta warna.

Bahan dari boksnya sendiri sangat kuat dan tebal, tidak seperti kemasan ponsel ekonomis lainnya yang terkesan ringkih. Maklum, ini perangkat flagship yang harus dijaga dan disesuaikan citranya dengan harga dan segmen yang ditujunya.

Bagian Dalam
Begitu membuka kemasan, kami langsung mendapati ada satu kotak di bagian paling atas. Di sana juga terdapat dokumen-dokumen tambahan seperti panduan pengguna sampai kartu garansi resmi ditempatkan.

Di bagian belakang kotak tersebut juga disisipkan SIM ejector untuk membuka dan memasukan SIM card ke tempatnya. Pada bagian ini, tak seperti pada Galaxy S20 Series, di Note Series baru ini tak dibekali aksesori jelly case atau casing tambahan.

Unboxing Samsung Galaxy Note 20 Ultra. 

Selanjutnya, kami langsung mendapati handset Samsung Galaxy Note 20 Ultra. Perangkat yang kami pegang berwarna tembaga atau disebut Samsung sebagai Mystic Bronze yang menjadi salah satu warna favorit perangkat ini yang dijual Samsung.

Sementara pilihan warna lainnya ada hijau atau Mystic Green, abu-abu atau Mystic Grey, putih atau Mystic White dan hitam atau Mystic Black. Pada bagian bawah ada kepala charger 25-watt USB-C, kabel USB-C to USB-C, USB-C in-ear headphones dengan merek AKG dan sepasang eartips pengganti.

Kesimpulan
Secara keseluruhan, unboxing Galaxy Note 20 Ultra sudah cukup siap pakai saat tiba ke tangan konsumen. Di bagian perangkat, area layar sudah dilapisi anti gores bawaan.

Sayangnya, di perangkat ini tak terdapat jelly case atau casing pelindung tambahan. Namun jangan khawatir, Samsung untuk Galaxy Note 20 Series ini hadir lengkap dengan aksesori terpisah yang beragam dan bisa dipilih konsumen.

Unboxing Samsung Galaxy Note 20 Ultra. 

Pada paket penjualan Galaxy Note 20 baru tak terdapat aksesori replacement isi S Pen atau pena stylusnya. Pada perangkat-perangkat sebelumnya, paket penjualan Galaxy Note sudah dilengkapi dengan isi dari S Pen dan pinset penjepitnya, ini bertujuan untuk mengganti isi S Pen yang rusak atau hilang.

Sementara untuk ulasan selengkapnya terkait Galaxy Note 20 Ultra akan segera kami sajikan. Tunggu saja.

ITS Ciptakan i-Car, Mobil tanpa Pengemudi yang Cocok untuk New Normal

Tim peneliti Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mempercepat penerapan era Revolusi Industri 4.0 dengan beragam inovasi. Kali ini ITS menciptakan mobil autonomous, yakni mobil tanpa driver. Selain untuk transportasi di internal kampus, i-Car juga akan dikembangkan untuk mobil logistik.

Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Prof Mochamad Ashari dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memanggil i-Car, mobil autonomous dengan menggunakan aplikasi di handphone. Mereka menunggu di halte depan Taman Alumni ITS pada Senin (17/8). Selang beberapa menit, mobil i-Car datang menjemput. Mobil tersebut datang tanpa pengemudi di dalamnya. ”Mobil ini menggunakan sensor. Jadi, tidak boleh ada orang di depan mobil. Jika tidak, mobil akan berhenti,” kata Ashari.

Risma dan Ashari pun masuk ke dalam i-Car. Mobil tersebut didesain mirip dengan mobil golf. Hanya, i-Car telah dilengkapi beberapa teknologi canggih. Keduanya langsung menjajal dengan mengelilingi taman alumni.

Ya, i-Car adalah salah satu bukti bahwa ITS menjadi perguruan tinggi pelopor pengembang teknologi di Indonesia. Mulai dunia robotika, otomotif, hingga mobil listrik. Inovasi i-Car merupakan gabungan dari dua bidang unggulan ITS. Yakni, otomotif dan robotika.

”i-Car ITS ini adalah mobil otonom. Kepanjangan dari Intelligence Car ITS,” kata Ketua Konsorsium i-Car ITS Endroyono.

Ada tiga mobil prototipe i-Car ITS. Mobil tersebut merupakan hasil kolaborasi peneliti-peneliti di ITS dari berbagai bidang keahlian. Ide itu berawal dari munculnya pandemi Covid-19 yang menuntut para peneliti ITS ikut berperan aktif dalam penanganan masalah tersebut melalui teknologi.

Sebelumnya, para peneliti ITS juga membuat robot Raisa, ventilator, dan banyak lagi. Kemudian, terkait pengendalian persebaran Covid-19 melalui transportasi umum, ITS pun memikirkan solusi dengan membuat mobil autonomous. ”Solusinya dengan autonomous. Tanpa sopir. Jadi, mobil bisa rutin disinfektan agar steril,” ujarnya.

Endroyono menuturkan, ITS ternyata punya banyak ahli di berbagai bidang keilmuan. Mereka pun dikumpulkan. Masing-masing peneliti memperdalam bidang yang ditekuni dan mewujudkan inovasi. Pada tahap awal, mobil otonom tersebut dibuat dengan memanfaatkan mobil golf yang ada di pasaran. Kemudian, dimodifikasi menjadi mobil yang dapat berjalan secara otomatis. ”Pengembangan mobil i-Car ITS ini dilakukan sejak Maret. Sekitar enam bulan untuk ide, konsep, dan jadi prototipe mobilnya,” jelasnya.

Kepala kawasan saintek ITC dan robotika ITS itu menambahkan bahwa mobil otonom tersebut merupakan program unggulan yang telah dicanangkan rektor ITS. Mobil itu rencananya diluncurkan secara resmi pada November. Tepat pada Dies Natalis Ke-60 ITS. ’’Mobil ini masih prototipe dan dengan desain menggunakan mobil golf. Saat ini tim peneliti ITS tengah mengembangkan mobil otonom yang lebih bagus dengan fitur lebih lengkap,” kata dia.

Perubahan mobil i-Car ITS tersebut akan terlihat pada desain bodi mobil. Jika pada mobil prototipe memanfaatkkan mobil golf, nanti pada November desain mobil ditargetkan 100 persen buatan ITS. ”Kami berharap November nanti, i-Car ITS sudah dengan desain bodi dan penggerak dari buatan ITS. 100 persen buatan sendiri,” jelasnya.

Endroyono menjelaskan, i-Car ITS adalah mobil otonom yang dioperasikan sebagai mobil komuter. Mobil tersebut akan dimanfaatkan untuk transportasi di dalam kampus ITS. Penggunaan mobil itu cukup mudah.

Calon penumpang dapat memanfaatkan aplikasi yang sudah terinstal pada smartphone untuk memanggil mobil i-Car ITS menuju halte-halte yang telah disediakan. Kemudian, mobil akan berjalan secara otomatis membawa penumpang ke tempat yang dituju. ”Sementara ini, wilayah yang dilayani oleh i-Car ITS hanya di sebagian wilayah kampus ITS Sukolilo,” imbuhnya.

Setiap orang yang mengunduh aplikasi tersebut akan mendapatkan password. Sementara ini, mobil itu dirancang untuk dimanfaatkan staf, dosen, maupun mahasiswa. Rute mobil i-Car ke depan tidak hanya di halte-halte yang tersedia, tetapi juga bisa mengantar hingga di dalam depan gedung. ”Biasanya turun di halte, lalu harus jalan kaki ke departemen. Ke depan, dirancang sampai masuk di depan gedung,” ujarnya.

Endroyono menuturkan, transportasi i-Car ITS berjalan tanpa pengemudi. Hal itu dapat mengurangi pertemuan antara penumpang dan pengemudi. ”Teknologi-teknologi seperti inilah yang sangat dibutuhkan pada era pandemi Covid-19 seperti sekarang ini,” tutur dia.

5 Dangers of Buying Black Market Cell Phones, Know Before You Buy

 

Who is tempted to be offered a high specification cellphone at a really cheap price? For example, you are offered the original iPhone X at a price of not up to IDR 5 million. Surely you really want to buy, right? That’s what happened with Black Market phones. Products that are actually really expensive can be sold at a much cheaper price, even if it doesn’t make sense.

The advantage of buying a BM cellphone is that you can get original products at low prices. You can even get products that have not been released in Indonesia through the Black Market. However, before buying a BM cellphone, you must know the losses you will get. well see the following review.

Black Market cellphones or commonly called BM phones are cellphone products circulating on the black market. So the product illegally enters a country without going through customs.

Currently, BM cell phones are widely available in Indonesia and are usually sold online at attractive prices. But of course there are downsides if you decide to buy a BM cellphone. What are you doing? Come on, see.

1. Uncertain Authenticity

Although BM cellphones are generally original products imported from abroad, there are people who actually sell replica products. If someone is still layman and does not really understand shopping at the Black Market, then the possibility of getting a fake product will be greater. In fact, there are products sold on the Black Market which are factory goods that have failed the test and there are also damaged items that are repaired as smoothly as possible.

2. There is no official warranty

Because Black Market products do not pass customs and can be said to be illegal goods, then of course you will not get an official guarantee if you buy a BM cellphone. This is of course very risky, because the official guarantee is very important for buyers to guarantee the goods purchased.

The absence of an official guarantee makes it difficult for you to claim a warranty because you have to go to the country where the product is made. The seller will not be responsible if anything happens when you use the BM cellphone that you bought.

3. Risk of Getting Mobile Bundling

Cellphone Bundling is the name for cellphone products that are contractually bound with certain cellular operators. In the Black Market, it turns out that many cellphones have been bundled so that their use is regulated by the operators who are bound by the contract with the cellphone product.

Maybe it’s not a big problem if the operator is an operator from within the country, but BM cell phones that are bundled are bound by contracts with operators from abroad or the country where the cellphone originates. If you get a cell phone like this, you won’t be able to use the SIM card and fully access the phone.

4. Threat Block

Since the proliferation of BM cellphones in Indonesia, the government has started to try to minimize the entry of illegal cellphones with various actions such as conducting raids on the cellphone trade and others. However, this has not been effective because until now there are still many BM cellphones being traded.

Therefore, the government is working with Kominfo and cellular operators to block IMEI on BM cellphones. This is of course detrimental to BM cellphone users because at any time their cellphones can no longer be used because they have been blocked by the government.

5. Risk of Damage

Even though BM cellphones are said to be quality goods, that doesn’t mean you are safe from the threat of damage. Anything can happen, your BM cellphone could be damaged due to certain factors. For example, because of you or because the cellphone is not of high quality.

Well, if your BM cellphone is damaged, repairing it is not as easy as repairing an officially purchased cellphone. As said before, BM phones have no warranty and are generally products from abroad. So, fixing it will be very difficult, even at the risk of not being repaired at all.

Those are the 5 dangers of buying a Black Market cell phone. If you have ever been or maybe are being tempted by cheap cell phones on the Black Market, then you should first consider before buying

 

Pengguna Aktif Bulanan Platform Facebook Capai 2,7 Miliar

Dalam laporan kinerja sepanjang kuartal kedua 2020, Facebook mencatat jumlah pengguna aktif bulanan (Monthly Active Users/MUA) yang mengakses sosial media miliknya naik menjadi 2,7 miliar pengguna.

Angka tersebut diambil dari pengguna Facebook secara global. Hanya sedikit berbeda dari prediksi analis yang menyebutkan bahwa perkiraan jumlahnya 2,63 miliar pengguna

Pasalnya, pada kuartal pertama yang berakhir pada Maret lalu, jumlah pengguna Facebook yang aktif setiap bulan mencapai 2,6 miliar.

“Kami melihat tanda-tanda pertumbuhan dan engagement pengguna yang mulai normal, ketika beberapa wilayah di dunia sudah mulai membuka daerah mereka,” kata CEO Facebook, Mark Zuckerberg, dikutip dari Billboard, Selasa (4/8/2020).

Tidak hanya jumlah pengguna bulanannya yang naik, pendapatan Facebook pada Q2 2020 juga mengalami peningkatan 11%.

Sepanjang April-Juni 2020 Facebook bukukan pendapatan sebesar USD18,69 miliar atau sekitar Rp274 triliun.

Di sisi lain, jumlah pendapatan Facebook melebihi prediksi firma data pasar finansial Revinitif, yang sebelumnya memprediksi Facebook hanya memeroleh pendapatan sekitar USD17,4 miliar.

Laporan kinerja positif Facebook di Q2 tahun ini merupakan bentuk keberhasilan perusahaan. Mengingat beberapa waktu lalu Facebook diboikot oleh sejumlah pengiklan.

Metode Baru Serangan Hacker Dengan Sandera Akses Ke Database

Sebanyak lebih dari 20 universitas dan badan amal di Inggris, AS dan Kanada telah mengkonfirmasi bahwa mereka telah menjadi korban serangan cyber yang membahayakan terhadap pemasok perangkat lunak.

Perusahaan Blackbaud telah disandera untuk kemudian diminta tebusan oleh peretas pada bulan Mei dan membayar tebusan yang tidak diketahui kepada penjahat cyber. Perusahaan yang berbasis di AS tersebut adalah penyedia perangkat lunak administrasi pendidikan, penggalangan dana, dan manajemen keuangan terbesar di dunia. Namun, Blackbaud tidak mengungkapkan skala pelanggaran yang terjadi. Kemungkinan ada lusinan badan amal dan organisasi pendidikan mungkin terpengaruh.

Perusahaan layanan cloud tersebut telah menghadapi kritik karena butuh beberapa minggu untuk memperingatkan para korban bahwa data mereka telah dicuri. Dalam beberapa kasus, perincian pribadi yang dicuri terbatas pada mantan siswa yang telah diminta untuk secara finansial mendukung sekolah/universitas tempat mereka dulu belajar. Tetapi dalam kasus lain, serangan meluas ke staf, siswa masih belajar dan pendukung lainnya.

Lembaga yang dikonfirmasi telah terpengaruh oleh serangan tersebut adalah University of Birmingham, De Montfort University, University of Strathclyde, University of Exeter, University of York, Oxford Brookes University, Loughborough University, University of Leeds, University of London, University of Reading, University College, Oxford Middlebury College Vermont, West Virginia University, New College of Florida, Cheverus High School: Catholic High School Portland, The Bishop Strachan School (Kanada), University of North Florida Ambrose University, Alberta (Kanada), dan Rhode Island School of Design (AS).

Organisasi lain, termasuk badan amal, yang dikonfirmasi terkena dampak adalah Choir with No Name, Vermont Foodbank, Vermont Public Radio, Northwest Immigrant Rights Project, Human Rights Watch, dan Young Minds.

Dalam beberapa kasus, data yang dicuri termasuk nomor telepon, riwayat donasi dan acara yang dihadiri. Kartu kredit dan detail pembayaran lainnya tampaknya tidak terpapar. Blackbaud, yang berkantor pusat di South Carolina, menegaskan bahwa mayoritas pelanggan mereka bukan bagian dari insiden tersebut.

Blackbaud mengatakan setelah para peretas dibayar, mereka telah memberikan konfirmasi bahwa salinan [data] yang mereka hapus telah dihancurkan.

Sumber : BBC

Platform Media Sosial Twitter Akan Blokir Tautan Ujaran Kebencian dan Kekerasan

Jejaring sosial Twitter baru saja memperbarui kebijakannya untuk mempersulit pengguna menyebarkan pesan kebencian dan juga konten kekerasan.

Melansir Engadget, Twitter memperbarui kembali aturannya soal pelarangan ujaran kebencian dan kekerasan, namun kebijakan lama tidak mencakup soal konten yang ditautkan, berupa tautan atau link.

Jadi, jika ada tautan yang berisi platform apapun, baik blog, video, ataupun jejaring sosial lain yang berkonten ujaran kebencian dan kekerasan, Twitter akan dengan mudah memblokirnya pasca mendapatkan aduan.

“Tujuan kami adalah memblokir tautan dengan cara yang konsisten dengan menghapus Tweet yang melanggar aturan kami. Kami akan mulai ambil tindakan berdasarkan pedoman yang diperbarui ini pada Kamis 30 Juli,” tulis akun Twitter Support.

Sebelumnya Twitter menggelar uji coba fitur yang mendorong pengguna untuk berpikir sebelum meretweet artikel yang belum dibaca.

Uji coba ini terbatas untuk pengguna Android berbahasa Inggris. Fitur ini berupa sebelum benar-benar meretweet sebuah tautan artikel, Twitter akan meminta pengguna untuk membuka tautannya dan membaca artikel tersebut terlebih dahulu.

Twitter masih belum menyebut kapan fitur ini akan resmi digulirkan ke seluruh pengguna Twitter secara global.

“Berbagi artikel dapat memicu percakapan, jadi anda mungkin ingin membacanya dulu sebelum dicuitkan,” tulis Twitter.

“Untuk membantu mempromosikan diskusi dengan informasi yang baik, kami sedang menguji fitur baru di Android – ketika Anda Retweet artikel yang belum pernah Anda buka di Twitter, kami mungkin akan bertanya apakah Anda ingin membukanya dulu,” lanjutnya.

Uji coba ini adalah upaya terbaru Twitter untuk ‘mengusir’ informasi hoax dan mendorong percakapan yang baik di platform ini.

Uji coba ini muncul setelah bergulirnya beberapa fitur seperti pembatasan reply dan disembunyikannya balasan reply di thread. Hal ini juga sekaligus menguji tampilan antarmuka yang lebih bersih untuk thread di Twitter.