Blog

  • Kapolda Sulut Susuri Sungai Tondano, Petakan Potensi Banjir Jelang Musim Hujan

    Kapolda Sulut Susuri Sungai Tondano, Petakan Potensi Banjir Jelang Musim Hujan

    Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Yudo Hermanto saat menyusuri DAS Tondano bersama instansi terkait untuk mengantisipasi potensi banjir.

    Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Yudo Hermanto saat menyusuri DAS Tondano bersama instansi terkait untuk mengantisipasi potensi banjir.

    Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Yudo Hermanto, S.I.K., M.M., turun langsung menyusuri Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano, Selasa (3/11/2026).

    Kegiatan ini bertujuan mengantisipasi potensi banjir menjelang musim penghujan.

    Dalam patroli tersebut, Kapolda didampingi Dirpolairud Polda Sulut Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas, Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid, perwakilan BPBD, Basarnas, serta Pemerintah Kota Manado.

    Rombongan memulai penyusuran dari kawasan Rumah Alam Ringroad. Selanjutnya, mereka mengikuti aliran Sungai Tondano hingga Pos Pemantauan Banjir Dendengan Luar, Kota Manado.

    Melalui kegiatan ini, Kapolda ingin melihat langsung kondisi sungai.

    Selain itu, patroli tersebut bertujuan mengidentifikasi titik rawan yang berpotensi memicu banjir saat curah hujan meningkat.

    “Jadi kegiatan ini adalah sekaligus kita mau melakukan cek dan melihat daerah aliran Sungai Tondano. Berkaitan dengan sudah mulai masuk musim penghujan. Beberapa kali sudah terjadi hujan di wilayah Sulawesi Utara, khususnya Manado. Ini sebagai langkah antisipasi, supaya apabila hujan dari daerah Minahasa dan lain sebagainya turun ke mana, ke daerah aliran sungai, itu bisa lancar airnya sampai ke laut,” ujar Irjen Pol Yudo Hermanto.

    Baca Juga :  Kapolda Sulut Irjen Pol Yudho Hermanto Sambangi Jalan Roda Manado, Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat
    Kapolda Sulut Temukan Sedimentasi dan Sampah di Sungai Tondano

    Dari hasil penyusuran sepanjang kurang lebih 5 kilometer, tim menemukan sejumlah kendala di sepanjang aliran sungai.

    Kendala tersebut meliputi sedimentasi berupa endapan material serta penumpukan sampah.

    Sampah plastik mendominasi tumpukan yang ditemukan di sejumlah titik.

    Menanggapi kondisi itu, kepolisian bersama instansi terkait turut memberikan imbauan kepada masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai.

    Baca Juga :  BI Perkuat Pengendalian Inflasi Pangan, Sebut TP PKK Sulut Ujung Tombak Ketahanan Keluarga

    Kapolda mengingatkan warga agar tidak membuang sampah sembarangan.

    Sebab, tumpukan sampah dapat menyumbat aliran air dan memicu luapan sungai ketika hujan deras.

    Selain itu, Kapolda menegaskan pentingnya sinergi antarlembaga untuk menghadapi musim penghujan.

    Pemerintah daerah dan instansi terkait perlu mengambil langkah sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.

    “Melalui sinergi bersama Pemkot Manado, stakeholder terkait, BPBD, Basarnas, serta balai sungai, peninjauan ini diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah serta tindakan konkret sesuai dengan porsi kerja masing-masing. Langkah proaktif ini merupakan wujud nyata program polisi bersama masyarakat dalam mengantisipasi kesiapan menghadapi musim penghujan,” pungkas Kapolda.

    Patroli tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir di wilayah Manado.

  • HUT ke-75 Humas Polri, Kadivhumas Tegaskan Pentingnya Sinergi dengan Insan Pers dan Masyarakat

    HUT ke-75 Humas Polri, Kadivhumas Tegaskan Pentingnya Sinergi dengan Insan Pers dan Masyarakat

    HUT ke-75 Humas Polri, Kadivhumas Tegaskan Pentingnya Sinergi dengan Insan Pers dan Masyarakat

    Tribratanews.polri.go.id – Jakarta – Divisi Humas Polri memperingati Hari Jadi ke-75 yang jatuh pada 30 Oktober 2026 dengan menggelar acara syukuran di Aula Lantai 9 Gedung Bareskrim Polri, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (3/11/2026).

    Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat peran fungsi kehumasan dalam menjaga dan membangun citra serta reputasi Polri, sekaligus meneguhkan komitmen Polri untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat melalui semangat “Polri Bersama Masyarakat”.

    Kadivhumas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., mengatakan bahwa peringatan HUT ke-75 Humas Polri bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen seluruh jajaran dalam menjalankan fungsi kehumasan secara profesional, terbuka, dan bertanggung jawab.

    “Momentum Hari Jadi ke-75 Humas Polri ini menjadi pengingat bagi kami untuk terus meneguhkan fungsi Humas sebagai penjaga dan penguat citra serta reputasi Polri. Hal ini harus sejalan dengan semangat Polri Bersama Masyarakat,” ujar Johnny.

    Dalam kesempatan tersebut, Kadivhumas Polri juga menyampaikan apresiasi kepada insan pers atas peran dan kontribusinya dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Secara khusus, Polri memberikan penghargaan kepada lima insan pers sebagai bentuk perhatian dan penghormatan atas keberanian serta dedikasi mereka dalam menjalankan tugas jurnalistik.

    Menurutnya, hubungan Polri dan media merupakan kemitraan strategis yang harus terus dijaga melalui keterbukaan informasi, profesionalisme, serta pemberitaan yang objektif berdasarkan fakta dan kebenaran.

    “Kami menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada rekan-rekan insan pers. Dedikasi dan keberanian dalam menjalankan tugas jurnalistik menjadi pengingat bagi kita semua untuk senantiasa menyampaikan informasi secara objektif berdasarkan fakta yang ada di tengah masyarakat,” ungkapnya.

    Lebih lanjut, Johnny menyampaikan enam penekanan Kapolri dalam pelaksanaan tugas kehumasan. Salah satu penekanan utamanya adalah bahwa setiap personel Polri pada hakikatnya mengemban fungsi kehumasan, sehingga setiap sikap, perilaku, perkataan, dan tindakan anggota harus mencerminkan nilai-nilai Polri Bersama Masyarakat.

    “Setiap personel Polri adalah insan Humas. Karena itu, setiap pikiran, sikap, perilaku, perkataan, dan tindakan anggota harus selaras dengan semangat Polri Bersama Masyarakat. Setiap interaksi dengan masyarakat harus mampu memberikan kesan yang baik dan menghadirkan manfaat,” jelasnya.

    Ia menambahkan, Polri juga harus senantiasa terbuka dalam menerima masukan, informasi, maupun kritik dari masyarakat sebagai bagian dari evaluasi dan upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian.

    Dalam kegiatan tersebut, Johnny turut menyampaikan terima kasih kepada Dewan Pers, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Komisi Informasi Publik, organisasi pers, serta seluruh jurnalis yang selama ini telah menjadi mitra strategis Polri.

    “Kami berharap sinergi, solidaritas, dan kolaborasi antara Polri dengan seluruh insan pers dapat terus terjalin dengan baik. Polri sebagai organisasi besar harus selalu terbuka untuk mendengar masukan dan kritik sebagai bahan evaluasi agar kehadirannya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tuturnya.

    Ia berharap, peringatan HUT ke-75 Humas Polri semakin memperkuat semangat seluruh jajaran kehumasan untuk meningkatkan profesionalisme, menjaga kepercayaan publik, serta membangun komunikasi yang sehat dan konstruktif dengan masyarakat maupun insan pers.

    “Melalui semangat Polri Bersama Masyarakat, kami berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi, mendengar aspirasi, dan menghadirkan komunikasi publik yang transparan serta bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

  • Syukuran HUT Ke-75 Humas Polri, Kapolri Tekankan Pentingnya Menjaga Kepercayaan Masyarakat

    Syukuran HUT Ke-75 Humas Polri, Kapolri Tekankan Pentingnya Menjaga Kepercayaan Masyarakat

    Divisi Humas Polri menggelar syukuran hari ulang tahun (HUT) ke-75 di Mabes Polri, Jakarta Selatan (Jaksel). Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menyampaikan pesan untuk Divisi Humas Polri.

    Syukuran digelar di Aula Bareskrim Polri Lantai 9, Selasa (3/11/2026). Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir mengatakan ada beberapa hal yang bermakna dalam perayaan syukuran ini.

    “Yang pertama tentunya kemudian meneguhkan kembali fungsi Humas bisa menjadi penjaga, penguat citra dan reputasi Polri seiring dengan tagline Polri bersama masyarakat,” ujar Irjen Johnny kepada wartawan di lokasi, Selasa (3/11).

    Johnny mengatakan perayaan ini menguatkan rasa kebersamaan dengan pers. Divisi Humas Polri juga memberikan apresiasi kepada lima jurnalis atas dedikasi memberitakan secara objektif untuk masyarakat.

    “Makna yang ketiga, memang ada enam penekanan dari Bapak Kapolri. Dari enam, satu yang menjadi karakter utama ya, yaitu setiap personel Polri adalah ya pengemban fungsi Humas. Humas Polri juga,” ungkapnya.

    Jenderal Suyudi berharap tagline Polisi Bersama Masyarakat bisa diemban humas dalam setiap pikiran, sikap dan perilaku. “Dengan harapan seiring dengan tagline Polisi bersama masyarakat, dalam setiap pikiran, sikap, perilaku, perkataan, dan tindakan setidak-tidaknya kemudian selaras,” jelasnya.

  • Syukuran HUT Ke-75 Humas Polri, Kapolri Tekankan Pentingnya Menjaga Kepercayaan Masyarakat

    Syukuran HUT Ke-75 Humas Polri, Kapolri Tekankan Pentingnya Menjaga Kepercayaan Masyarakat

    Divisi Humas Polri menggelar syukuran hari ulang tahun (HUT) ke-75 di Mabes Polri, Jakarta Selatan (Jaksel). Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menyampaikan pesan untuk Divisi Humas Polri.

    Syukuran digelar di Aula Bareskrim Polri Lantai 9, Selasa (3/11/2026). Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir mengatakan ada beberapa hal yang bermakna dalam perayaan syukuran ini.

    “Yang pertama tentunya kemudian meneguhkan kembali fungsi Humas bisa menjadi penjaga, penguat citra dan reputasi Polri seiring dengan tagline Polri bersama masyarakat,” ujar Irjen Johnny kepada wartawan di lokasi, Selasa (3/11).

    Johnny mengatakan perayaan ini menguatkan rasa kebersamaan dengan pers. Divisi Humas Polri juga memberikan apresiasi kepada lima jurnalis atas dedikasi memberitakan secara objektif untuk masyarakat.

    “Makna yang ketiga, memang ada enam penekanan dari Bapak Kapolri. Dari enam, satu yang menjadi karakter utama ya, yaitu setiap personel Polri adalah ya pengemban fungsi Humas. Humas Polri juga,” ungkapnya.

    Jenderal Suyudi berharap tagline Polisi Bersama Masyarakat bisa diemban humas dalam setiap pikiran, sikap dan perilaku. “Dengan harapan seiring dengan tagline Polisi bersama masyarakat, dalam setiap pikiran, sikap, perilaku, perkataan, dan tindakan setidak-tidaknya kemudian selaras,” jelasnya.

  • Kapolda Metro Komjen Pol Dadang Hartanto  Jaya Siapkan Penataan Kampung Bahari Bebas N4rkob4

    Kapolda Metro Komjen Pol Dadang Hartanto  Jaya Siapkan Penataan Kampung Bahari Bebas N4rkob4

    Pascapenggerebekan narkoba, Polda Metro Jaya bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), serta pemerintah daerah membahas penataan kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Penataan ini dilakukan untuk menghapus stigma Kampung Bahari sebagai ‘kampung narkoba’.

    Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Dadang Hartanto menegaskan penanganan Kampung Bahari tidak boleh berhenti pada penegakan hukum. Perbaikan lingkungan perlu disertai penyelesaian persoalan sosial agar kawasan tersebut tidak kembali dimanfaatkan untuk aktivitas peredaran narkoba.

    “Penataan ini bukan untuk membuat warga negara kita yang selama ini mendapat penghasilan kemudian tidak ada penghasilan dan bingung. Negara hadir untuk memfasilitasi itu,” kata Kapolda saat meninjau kawasan tersebut.

    Kapolda Metro Jaya Komjen Dadang Hartanto bersama KAI dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman akan menata Kampung Bahari. (Foto: dok. Polda Metro Jaya)

    Kapolda meminta masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut didata, termasuk kondisi hunian dan sumber penghasilannya. Perhatian khusus diberikan kepada masyarakat yang menggantungkan mata pencarian dari pemilahan dan pengelolaan sampah agar proses penataan tidak menghilangkan sumber penghasilan mereka tanpa solusi.

    Dalam pembahasan bersama sejumlah pemangku kepentingan, pembersihan direncanakan berlangsung secara bertahap dengan memprioritaskan area yang sudah tidak dihuni. Sementara itu, bangunan yang masih ditempati warga akan didata terlebih dahulu untuk menentukan langkah penanganan yang tepat.

     

    Executive Vice President (EVP) Daop 1 Jakarta PT KAI Januri menyampaikan pihaknya merencanakan pengerahan alat berat dan kendaraan pengangkut sampah mulai Rabu (4/11/2026). Kegiatan tersebut akan dilaksanakan dengan memperhatikan keselamatan perjalanan kereta api dan kondisi masyarakat di sekitar kawasan.

    Menurut Januri, perbaikan lingkungan juga membutuhkan penyelesaian jangka panjang. Karena itu, PT KAI bersama pemerintah membahas kemungkinan penyediaan alternatif hunian bagi masyarakat terdampak dengan mengedepankan pendekatan humanis dan dialog bersama warga.

     

    Kapolda Metro Jaya Komjen Dadang Hartanto bersama KAI dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman akan menata Kampung Bahari. (Foto: dok. Polda Metro Jaya)

    Sementara itu, Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP Sri Haryati menyampaikan bahwa pemerintah memiliki program bantuan perumahan untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat. Di kawasan Kampung Bahari, tercatat 46 penerima bantuan yang tersebar di beberapa RW. Pendataan kembali akan dilakukan untuk melihat kemungkinan penambahan penerima sesuai dengan ketersediaan alokasi program.

    Selain perbaikan fisik, Kapolda menekankan pentingnya pengawasan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat untuk mencegah kembali munculnya aktivitas peredaran narkoba. Upaya tersebut membutuhkan keterlibatan kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat secara berkelanjutan.

    Kapolda juga menyoroti perlunya solusi ekonomi bagi warga, termasuk pendampingan pengelolaan sampah dan kemungkinan dukungan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Langkah ini diharapkan dapat membantu masyarakat mempertahankan mata pencaharian sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan tempat tinggal mereka.

    Melalui kerja sama lintas instansi, penanganan Kampung Bahari diharapkan tidak hanya mencegah peredaran narkoba, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih aman, bersih, sehat, dan layak bagi masyarakat.

  • Polda Metro Gandeng KAI Tata Kampung Bahari, Hapus Stigma ‘Kampung N4rkob4’

    Polda Metro Gandeng KAI Tata Kampung Bahari, Hapus Stigma ‘Kampung N4rkob4’

    Pascapenggerebekan narkoba, Polda Metro Jaya bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), serta pemerintah daerah membahas penataan kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Penataan ini dilakukan untuk menghapus stigma Kampung Bahari sebagai ‘kampung narkoba’.

    Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Dadang Hartanto menegaskan penanganan Kampung Bahari tidak boleh berhenti pada penegakan hukum. Perbaikan lingkungan perlu disertai penyelesaian persoalan sosial agar kawasan tersebut tidak kembali dimanfaatkan untuk aktivitas peredaran narkoba.

    “Penataan ini bukan untuk membuat warga negara kita yang selama ini mendapat penghasilan kemudian tidak ada penghasilan dan bingung. Negara hadir untuk memfasilitasi itu,” kata Kapolda saat meninjau kawasan tersebut.

    Kapolda Metro Jaya Komjen Dadang Hartanto bersama KAI dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman akan menata Kampung Bahari. (Foto: dok. Polda Metro Jaya)

    Kapolda meminta masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut didata, termasuk kondisi hunian dan sumber penghasilannya. Perhatian khusus diberikan kepada masyarakat yang menggantungkan mata pencarian dari pemilahan dan pengelolaan sampah agar proses penataan tidak menghilangkan sumber penghasilan mereka tanpa solusi.

    Dalam pembahasan bersama sejumlah pemangku kepentingan, pembersihan direncanakan berlangsung secara bertahap dengan memprioritaskan area yang sudah tidak dihuni. Sementara itu, bangunan yang masih ditempati warga akan didata terlebih dahulu untuk menentukan langkah penanganan yang tepat.

     

    Executive Vice President (EVP) Daop 1 Jakarta PT KAI Januri menyampaikan pihaknya merencanakan pengerahan alat berat dan kendaraan pengangkut sampah mulai Rabu (4/11/2026). Kegiatan tersebut akan dilaksanakan dengan memperhatikan keselamatan perjalanan kereta api dan kondisi masyarakat di sekitar kawasan.

    Menurut Januri, perbaikan lingkungan juga membutuhkan penyelesaian jangka panjang. Karena itu, PT KAI bersama pemerintah membahas kemungkinan penyediaan alternatif hunian bagi masyarakat terdampak dengan mengedepankan pendekatan humanis dan dialog bersama warga.

     

    Kapolda Metro Jaya Komjen Dadang Hartanto bersama KAI dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman akan menata Kampung Bahari. (Foto: dok. Polda Metro Jaya)

    Sementara itu, Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP Sri Haryati menyampaikan bahwa pemerintah memiliki program bantuan perumahan untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat. Di kawasan Kampung Bahari, tercatat 46 penerima bantuan yang tersebar di beberapa RW. Pendataan kembali akan dilakukan untuk melihat kemungkinan penambahan penerima sesuai dengan ketersediaan alokasi program.

    Selain perbaikan fisik, Kapolda menekankan pentingnya pengawasan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat untuk mencegah kembali munculnya aktivitas peredaran narkoba. Upaya tersebut membutuhkan keterlibatan kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat secara berkelanjutan.

    Kapolda juga menyoroti perlunya solusi ekonomi bagi warga, termasuk pendampingan pengelolaan sampah dan kemungkinan dukungan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Langkah ini diharapkan dapat membantu masyarakat mempertahankan mata pencaharian sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan tempat tinggal mereka.

    Melalui kerja sama lintas instansi, penanganan Kampung Bahari diharapkan tidak hanya mencegah peredaran narkoba, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih aman, bersih, sehat, dan layak bagi masyarakat.

  • Kapolda Metro Jaya Siapkan Penataan Kampung Bahari Bebas N4rkob4

    Kapolda Metro Jaya Siapkan Penataan Kampung Bahari Bebas N4rkob4

    Pascapenggerebekan narkoba, Polda Metro Jaya bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), serta pemerintah daerah membahas penataan kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Penataan ini dilakukan untuk menghapus stigma Kampung Bahari sebagai ‘kampung narkoba’.

    Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Dadang Hartanto menegaskan penanganan Kampung Bahari tidak boleh berhenti pada penegakan hukum. Perbaikan lingkungan perlu disertai penyelesaian persoalan sosial agar kawasan tersebut tidak kembali dimanfaatkan untuk aktivitas peredaran narkoba.

    “Penataan ini bukan untuk membuat warga negara kita yang selama ini mendapat penghasilan kemudian tidak ada penghasilan dan bingung. Negara hadir untuk memfasilitasi itu,” kata Kapolda saat meninjau kawasan tersebut.

    Kapolda Metro Jaya Komjen Dadang Hartanto bersama KAI dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman akan menata Kampung Bahari. (Foto: dok. Polda Metro Jaya)

    Kapolda meminta masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut didata, termasuk kondisi hunian dan sumber penghasilannya. Perhatian khusus diberikan kepada masyarakat yang menggantungkan mata pencarian dari pemilahan dan pengelolaan sampah agar proses penataan tidak menghilangkan sumber penghasilan mereka tanpa solusi.

    Dalam pembahasan bersama sejumlah pemangku kepentingan, pembersihan direncanakan berlangsung secara bertahap dengan memprioritaskan area yang sudah tidak dihuni. Sementara itu, bangunan yang masih ditempati warga akan didata terlebih dahulu untuk menentukan langkah penanganan yang tepat.

     

    Executive Vice President (EVP) Daop 1 Jakarta PT KAI Januri menyampaikan pihaknya merencanakan pengerahan alat berat dan kendaraan pengangkut sampah mulai Rabu (4/11/2026). Kegiatan tersebut akan dilaksanakan dengan memperhatikan keselamatan perjalanan kereta api dan kondisi masyarakat di sekitar kawasan.

    Menurut Januri, perbaikan lingkungan juga membutuhkan penyelesaian jangka panjang. Karena itu, PT KAI bersama pemerintah membahas kemungkinan penyediaan alternatif hunian bagi masyarakat terdampak dengan mengedepankan pendekatan humanis dan dialog bersama warga.

     

    Kapolda Metro Jaya Komjen Dadang Hartanto bersama KAI dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman akan menata Kampung Bahari. (Foto: dok. Polda Metro Jaya)

    Sementara itu, Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP Sri Haryati menyampaikan bahwa pemerintah memiliki program bantuan perumahan untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat. Di kawasan Kampung Bahari, tercatat 46 penerima bantuan yang tersebar di beberapa RW. Pendataan kembali akan dilakukan untuk melihat kemungkinan penambahan penerima sesuai dengan ketersediaan alokasi program.

    Selain perbaikan fisik, Kapolda menekankan pentingnya pengawasan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat untuk mencegah kembali munculnya aktivitas peredaran narkoba. Upaya tersebut membutuhkan keterlibatan kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat secara berkelanjutan.

    Kapolda juga menyoroti perlunya solusi ekonomi bagi warga, termasuk pendampingan pengelolaan sampah dan kemungkinan dukungan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Langkah ini diharapkan dapat membantu masyarakat mempertahankan mata pencaharian sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan tempat tinggal mereka.

    Melalui kerja sama lintas instansi, penanganan Kampung Bahari diharapkan tidak hanya mencegah peredaran narkoba, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih aman, bersih, sehat, dan layak bagi masyarakat.

  • Polda Metro Gandeng KAI Tata Kampung Bahari, Hapus Stigma ‘Kampung N4rkob4’

    Polda Metro Gandeng KAI Tata Kampung Bahari, Hapus Stigma ‘Kampung N4rkob4’

    Pascapenggerebekan narkoba, Polda Metro Jaya bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), serta pemerintah daerah membahas penataan kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Penataan ini dilakukan untuk menghapus stigma Kampung Bahari sebagai ‘kampung narkoba’.

    Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Dadang Hartanto menegaskan penanganan Kampung Bahari tidak boleh berhenti pada penegakan hukum. Perbaikan lingkungan perlu disertai penyelesaian persoalan sosial agar kawasan tersebut tidak kembali dimanfaatkan untuk aktivitas peredaran narkoba.

    “Penataan ini bukan untuk membuat warga negara kita yang selama ini mendapat penghasilan kemudian tidak ada penghasilan dan bingung. Negara hadir untuk memfasilitasi itu,” kata Kapolda saat meninjau kawasan tersebut.

    Kapolda Metro Jaya Komjen Dadang Hartanto bersama KAI dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman akan menata Kampung Bahari. (Foto: dok. Polda Metro Jaya)

    Kapolda meminta masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut didata, termasuk kondisi hunian dan sumber penghasilannya. Perhatian khusus diberikan kepada masyarakat yang menggantungkan mata pencarian dari pemilahan dan pengelolaan sampah agar proses penataan tidak menghilangkan sumber penghasilan mereka tanpa solusi.

    Dalam pembahasan bersama sejumlah pemangku kepentingan, pembersihan direncanakan berlangsung secara bertahap dengan memprioritaskan area yang sudah tidak dihuni. Sementara itu, bangunan yang masih ditempati warga akan didata terlebih dahulu untuk menentukan langkah penanganan yang tepat.

     

    Executive Vice President (EVP) Daop 1 Jakarta PT KAI Januri menyampaikan pihaknya merencanakan pengerahan alat berat dan kendaraan pengangkut sampah mulai Rabu (4/11/2026). Kegiatan tersebut akan dilaksanakan dengan memperhatikan keselamatan perjalanan kereta api dan kondisi masyarakat di sekitar kawasan.

    Menurut Januri, perbaikan lingkungan juga membutuhkan penyelesaian jangka panjang. Karena itu, PT KAI bersama pemerintah membahas kemungkinan penyediaan alternatif hunian bagi masyarakat terdampak dengan mengedepankan pendekatan humanis dan dialog bersama warga.

     

    Kapolda Metro Jaya Komjen Dadang Hartanto bersama KAI dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman akan menata Kampung Bahari. (Foto: dok. Polda Metro Jaya)

    Sementara itu, Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP Sri Haryati menyampaikan bahwa pemerintah memiliki program bantuan perumahan untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat. Di kawasan Kampung Bahari, tercatat 46 penerima bantuan yang tersebar di beberapa RW. Pendataan kembali akan dilakukan untuk melihat kemungkinan penambahan penerima sesuai dengan ketersediaan alokasi program.

    Selain perbaikan fisik, Kapolda menekankan pentingnya pengawasan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat untuk mencegah kembali munculnya aktivitas peredaran narkoba. Upaya tersebut membutuhkan keterlibatan kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat secara berkelanjutan.

    Kapolda juga menyoroti perlunya solusi ekonomi bagi warga, termasuk pendampingan pengelolaan sampah dan kemungkinan dukungan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Langkah ini diharapkan dapat membantu masyarakat mempertahankan mata pencaharian sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan tempat tinggal mereka.

    Melalui kerja sama lintas instansi, penanganan Kampung Bahari diharapkan tidak hanya mencegah peredaran narkoba, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih aman, bersih, sehat, dan layak bagi masyarakat.

  • Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto Kapolda Metro Jaya Kunjungi SMAN 82 Jakarta dalam Program Polisi Peduli Pendidikan

    Kapolda Metro Jaya Kunjungi SMAN 82 Jakarta dalam Program Polisi Peduli Pendidikan, Ajak Siswa Tingkatkan Wawasan dan Kemampuan Komunikasi

    Jakarta Selatan – Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., melaksanakan kunjungan dinas ke SMA Negeri 82 Jakarta dalam rangka kegiatan Polisi Peduli Pendidikan (POLIDIK), Senin (2/11/2026). Kegiatan yang berlangsung di SMAN 82 Jakarta, Jalan Daha II No. 15, Kelurahan Selong, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tersebut menjadi sarana edukasi sekaligus komunikasi langsung antara kepolisian dengan para pelajar.

    Kedatangan Kapolda Metro Jaya disambut oleh Kepala SMAN 82 Jakarta, Dr. Istiqomah, M.Si., beserta jajaran guru. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dir PPA Polda Metro Jaya Kombes Pol. Dr. Rita Wulandari Wibowo, S.I.K., M.H., Dir Binmas Polda Metro Jaya Kombes Pol. H.Y. Arief Satriyo, S.I.K., Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol. I Putu Yuni Setiawan, S.I.K., M.H., Kapolsek Metro Kebayoran Baru AKBP Nugrahadi Kusuma, S.Sos., S.I.K., M.Sc., M.T., serta sejumlah pejabat kepolisian lainnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Metro Jaya berinteraksi langsung dengan para siswa melalui penyampaian materi dan sesi tanya jawab. Berbagai pertanyaan disampaikan untuk mendorong para pelajar berpikir kritis, memperluas wawasan, serta memahami berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan sekitar.

    Salah satu pembahasan yang disampaikan berkaitan dengan perubahan suhu dan cuaca panas. Kapolda mengajak para siswa memahami berbagai faktor yang dapat memengaruhi kondisi iklim dan lingkungan, sehingga generasi muda memiliki kepedulian terhadap persoalan lingkungan.

    Selain itu, Kapolda Metro Jaya juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya komunikasi dalam kehidupan sehari-hari. Ia menjelaskan bahwa komunikasi tidak hanya berkaitan dengan penyampaian pesan, tetapi juga membutuhkan kemampuan mendengarkan, memahami informasi, serta memperhatikan respons dan bahasa tubuh lawan bicara.

    Kapolda turut mengajak para siswa untuk lebih cermat dalam menerima dan mengolah informasi dari berbagai saluran komunikasi, baik media sosial, aplikasi pesan, media elektronik maupun media massa. Setiap informasi perlu ditelaah terlebih dahulu agar para pelajar mampu membedakan fakta dan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

    Dalam arahannya, Kapolda Metro Jaya juga menjelaskan alasan kehadiran kepolisian di lingkungan sekolah. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam mendidik, membimbing, serta menjaga generasi muda sebagai penerus bangsa.

    Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Polri berupaya membangun kedekatan dengan dunia pendidikan sekaligus memberikan pembinaan kepada para pelajar agar tumbuh menjadi generasi yang berwawasan luas, berkarakter, disiplin, dan bertanggung jawab.

    Kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama para siswa, kemudian Kapolda Metro Jaya melakukan perbincangan dengan Kepala SMAN 82 Jakarta di ruang kepala sekolah.

    Sebagai bentuk kepedulian terhadap para pelajar, dalam kegiatan tersebut juga diberikan 10 bingkisan kepada siswa-siswi SMAN 82 Jakarta. Adapun jumlah siswa di sekolah tersebut tercatat sebanyak 640 orang.

    Kegiatan kunjungan dinas dan Polisi Peduli Pendidikan berakhir pada pukul 08.14 WIB. Selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.

    Melalui kegiatan ini, Polres Metro Jakarta Selatan bersama jajaran Polda Metro Jaya terus memperkuat sinergi dengan lingkungan pendidikan dalam menciptakan generasi muda yang cerdas, berkarakter, serta turut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

  • Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto Kapolda Metro Jaya Kunjungi SMAN 82 Jakarta dalam Program Polisi Peduli Pendidikan

    Kapolda Metro Jaya Kunjungi SMAN 82 Jakarta dalam Program Polisi Peduli Pendidikan, Ajak Siswa Tingkatkan Wawasan dan Kemampuan Komunikasi

    Jakarta Selatan – Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., melaksanakan kunjungan dinas ke SMA Negeri 82 Jakarta dalam rangka kegiatan Polisi Peduli Pendidikan (POLIDIK), Senin (2/11/2026). Kegiatan yang berlangsung di SMAN 82 Jakarta, Jalan Daha II No. 15, Kelurahan Selong, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tersebut menjadi sarana edukasi sekaligus komunikasi langsung antara kepolisian dengan para pelajar.

    Kedatangan Kapolda Metro Jaya disambut oleh Kepala SMAN 82 Jakarta, Dr. Istiqomah, M.Si., beserta jajaran guru. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dir PPA Polda Metro Jaya Kombes Pol. Dr. Rita Wulandari Wibowo, S.I.K., M.H., Dir Binmas Polda Metro Jaya Kombes Pol. H.Y. Arief Satriyo, S.I.K., Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol. I Putu Yuni Setiawan, S.I.K., M.H., Kapolsek Metro Kebayoran Baru AKBP Nugrahadi Kusuma, S.Sos., S.I.K., M.Sc., M.T., serta sejumlah pejabat kepolisian lainnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Metro Jaya berinteraksi langsung dengan para siswa melalui penyampaian materi dan sesi tanya jawab. Berbagai pertanyaan disampaikan untuk mendorong para pelajar berpikir kritis, memperluas wawasan, serta memahami berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan sekitar.

    Salah satu pembahasan yang disampaikan berkaitan dengan perubahan suhu dan cuaca panas. Kapolda mengajak para siswa memahami berbagai faktor yang dapat memengaruhi kondisi iklim dan lingkungan, sehingga generasi muda memiliki kepedulian terhadap persoalan lingkungan.

    Selain itu, Kapolda Metro Jaya juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya komunikasi dalam kehidupan sehari-hari. Ia menjelaskan bahwa komunikasi tidak hanya berkaitan dengan penyampaian pesan, tetapi juga membutuhkan kemampuan mendengarkan, memahami informasi, serta memperhatikan respons dan bahasa tubuh lawan bicara.

    Kapolda turut mengajak para siswa untuk lebih cermat dalam menerima dan mengolah informasi dari berbagai saluran komunikasi, baik media sosial, aplikasi pesan, media elektronik maupun media massa. Setiap informasi perlu ditelaah terlebih dahulu agar para pelajar mampu membedakan fakta dan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

    Dalam arahannya, Kapolda Metro Jaya juga menjelaskan alasan kehadiran kepolisian di lingkungan sekolah. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam mendidik, membimbing, serta menjaga generasi muda sebagai penerus bangsa.

    Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Polri berupaya membangun kedekatan dengan dunia pendidikan sekaligus memberikan pembinaan kepada para pelajar agar tumbuh menjadi generasi yang berwawasan luas, berkarakter, disiplin, dan bertanggung jawab.

    Kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama para siswa, kemudian Kapolda Metro Jaya melakukan perbincangan dengan Kepala SMAN 82 Jakarta di ruang kepala sekolah.

    Sebagai bentuk kepedulian terhadap para pelajar, dalam kegiatan tersebut juga diberikan 10 bingkisan kepada siswa-siswi SMAN 82 Jakarta. Adapun jumlah siswa di sekolah tersebut tercatat sebanyak 640 orang.

    Kegiatan kunjungan dinas dan Polisi Peduli Pendidikan berakhir pada pukul 08.14 WIB. Selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.

    Melalui kegiatan ini, Polres Metro Jakarta Selatan bersama jajaran Polda Metro Jaya terus memperkuat sinergi dengan lingkungan pendidikan dalam menciptakan generasi muda yang cerdas, berkarakter, serta turut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.